Jumat, 05 Oktober 2012

Kebudayaan Skotlandia

Skotlandia, atau, Alba dalam bahasa Gaelik Skotlandia, dahulu merupakan sebuah kerajaan merdeka di sebelah utara pulau Britania. Pada tanggal 26 Maret 1707. Kerajaan Skotlandia bersatu dengan kerajaan Inggris yang kemudian menjadi "Kerajaan Britania Raya" dan akhirnya "Persatuan Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara". Pada tahun 1999, Skotlandia mendapatkan parlemen dan pemerintahan sendiri.
Kerajaan Skotlandia (bahasa Gaelik Skotlandia: Rìoghachd na h-Alba) adalah sebuah negara yang terletak di Eropa Barat, di sepertiga bagian utara dari pulau Britania Raya. Negara ini berdiri dari 843 hingga Akta Penyatuan 1707 yang mempersatukannya dengan Kerajaan Inggris (927–1707) untuk membentuk Kerajaan Britania Raya (1707–1800). Penduduknya pada 1700 sekitar 1,1 juta.
Bentuk pemerintahan
Struktur politik Kerajaan secara historis kompleks. Namun demikian, selama keberadaan Kerajaan orang-orang Skotlandia, diakui adanya satu monark, atau Raja Utama. Di bawah suzerainty dari seorang Raja Utama, terdapat para ketua suku dan raja-raja kecil serta jabatan-jabatan yang diisi melalui pemilihan oleh sebuah majelis di bawah suatu sistem yang dikenal sebagai tanistry yang menggabungkan unsure keturunan dengan persetujuan dari mereka yang dipimpin. Sang kandidat biasanya dicalonkan oleh si pemegang jabatan menjelang kematiannya, dan ahli waris yang dipilihnya itu dikenal sebagai tanist, dari Bahasa Gaelik Skotlandia tanaiste. Setelah Macbeth digulingkan oleh Máel Coluim III pada 1057 dan pada masa pemerintahan Raja David I pengaruh para pemukim Norman di Skotlandia menyaksikan pengangkatan putera mahkota sebagai cara suksesi di Skotlandia ini seperti banyak kerajaan lain di Eropa Barat. Maka berkembanglah suatu 'kerajaan hibrida', satu bagian daripadanya diperintah oleh suatu campuran antara pemerintahan feodal dan kebiasaan Kelt. Dewan-dewan awal ini tidak dapat dianggap sebagai 'parlemen' seperti dalam pengertiannya di kemudian hari.
Mulanya, orang-orang Skotlandia takluk kepada ketua Klan mereka atau laird, oleh karenanya, Raja Utama harus terus-menerus membuat mereka selalu senang, atau mereka akan mengadakan konflik bersenjata.
Pakaian tradisional skotlandia
Kilt adalah pakaian tradisional Skotlandia dan bangsa Keltik yang dikenakan di bagian pinggang dan mengelilingi tubuh pemakai hingga bagian atas kaki di atas lutut. Kilt umumnya terbuat dari wol serta mempunyai corak tartan. Tergantung acara, kilt biasa dikenakan bersama dengan jaket, tali pinggang, sporran (sejenis kantong), dan sepatu khusus. kilt umumnya digunakan oleh laki-laki.
Tampak Sean Connery dan anggota drum band Angkatan Udara Amerika Serikat sedang mengenakan kilt dalam suatu acara pada tahun 2004.
Beda bangsa maka beda pula cara berpakaiannya. Di Fiji ada pakaian tradisional yang sering dipakai dalam berbagai aktifitas sehari-hari dan pada acara tertentu seperti acara kenegaraan, selebrasi, sekolah dan lain-lain maka pakaian tradisional menjadi pakaian wajib untuk dikenakan oleh para pria di Fiji.
Pakaian tradisional Fiji tersebut dikenal dengan nama SULU. Hampir mirip dengan Kilt yaitu pakaian berupa rok yang dipakai oleh para pria di Fiji. Pada awal mula kedatangan, penulis sempat merasa kaget, aneh dan sekaligus kagum dengan cara berpakaian mereka. Mungkin bagi pria pada umumnya, sungguhlah risih memakainya. Tetapi di Fiji, para pria yang mengenakannya menganggapnya biasa saja bahkan bangga bila ditanyakan tentang SULU.
Ala t musik tradisional skotlandia
alat musik khas Skotlandia bernama Bagpipe. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup. Namun berbeda dengan seruling, Bagpipe memiliki satu tabung guna menyimpan udara. Sedangkan untuk lubang seruling, berjumlah sekitar lima buah.


Bahasa skotlandia
Bahasa Gaelik Skotlandia juga berhubungan dekat dengan bahasa Manx dan Irlandia dan dibawa ke Skotlandia sekitar abad ke-4 M oleh orang-orang Skotlandia dari Irlandia. Bahasa Gaelik Skotlandia dituturkan di seluruh Skotlandia (selain dari daerah agak ke tenggara dan timur laut) antara abad ke-9 dan 11, namun mulai mundur ke utara dan barat dari abad ke-11 dst. Seluruh logat bahasa Gaelik Skotlandia secara berkaitan dapat dimengerti, dan bahasa Irlandia tertulis dapat dimengerti dalam tingkat luas.
Tulisan bahasa Gaelik Skotlandia yang dapat dimengerti dari awal ialah catatan dalam Book of Deer yang ditulis di Skotlandia timur laut di abad ke-12, walau keberadaan bahasa Gaelik Klasik tertulis yang umum tersembunyi luas dari perbedaan antara bahasa Gaelik Skotlandia dan Irlandia.

Komentar : Kebudayaan Skotlandia sangat unik karna meraka memiliki pakaian yang sangat has yang disebut dengan klit. Kilt adalah pakaian tradisional Skotlandia dan bangsa Keltik yang dikenakan di bagian pinggang dan mengelilingi tubuh pemakai hingga bagian atas kaki di atas lutut dan bentuknya seperti rok tapi dipakai atau digunakan olah pria. Selain itu meraka juga memiliki alat music yang unik dan digunakannya biasanya bersamaan dengan pakaian ada klit, nama alat musik ini adalah Bagpipe, yang dimainkan dengan cara ditiup, namun berbeda dengan seruling, Bagpipe memiliki satu tabung guna menyimpan udara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar